Cuetusa.com Blog Pemerhati Anda

Travel, Tekno, Tips SEO, Olahraga, Info Bisnis dan Kesehatan

This content shows Simple View

Medhi Benatia

Benatia: Awalnya Aku Kira Bakal Gantung Sepatu di Juventus

Punggawa tim nasional Maroko, Medhi Benatia, mengakui amat sedih sebab mesti hengkang dari Juventus pada bursa transfer tengah musim kali ini. Dia menyatakan jika ia pernah berpikir jika ia bakal menghentikan kariernya di Juventus.

Kehadiran Leonardo Bonucci pada bursa transfer musim panas silam mampu menyingkirkan posisi Benatia di team inti Bianconerri. Kampanye musim ini, lelaki 31 tahun tersebut cuma berlaga di 5 pertandingan Serie A. Di samping kedatangan Bonucci, Max Allegri pun lebih memilih buat menurunkan Daniele Rugani buat menemani Giorgio Chiellini pada barisan bek tengah.

“Setelah 2 hari yang lumayan sibuk, aku mau memanfaatkan peluang ini buat mengucapkan salam perpisahan pada keluarga Ku di Juventus. Aku bakal kangen mereka semua,” klaim Medhi Benatia lewat akun Instagram pribadinya.

“Saya amat menikmati karier di Juventus dan mampu memperoleh kesuksesan. Pada bulan Juli, aku pernah merasa jika aku bakal menghentikan karier di Juventus. Namun, ada banyak kejutan yang terjadi dan aku mesti merubah rencana. Namun, aku masih punya ekspektasi untuk mengangkat trofi yang amat besar dan aku pun mesti membikin keputusan paling baik buat keluarga Ku.”

Medhi Benatia mengambil keputusan buat datang menuju Liga Qatar serta gabung bersama Al-Duhail. Sekarang, Al-Duhail duduk pada tempat kedua Liga Qatar bersama raihan 36 angka melalui 15 pertandingan. Terpaut 2 poin dari Al-Sadd yang ada pada pucuk klasemen Liga Qatar.



Benatia Buka Peluang Meninggalkan Juventus

Pemain bertahan Juventus, Medhi Benatia, buka peluang pergi dari Bianconeri di bulan Januari nanti. Dia mengklaim bosan duduk di kursi pemain pengganti.

“Bila Juve membutuhkanku di Liga Champions, saya bakal bersiap,” tutur Benatia pada La Stampa.

“Tapi saya tak terlalu sering berlaga. Tahun kemarin saya mengerjakannya dengan bagus sebab saya punya setingkat lebih banyak kontinuitas. Sayangnya, kini saya tak memilikinya. Salah satu bagian dari pekerjaanku ialah jika saya mesti terus bekerja buat membikin diriku siap, namun itu bukanlah kondisi yang menyenangkan.”

Benatia baru 4 kali berlaga di Liga Italia Serie A serta satu kali pada Liga Champions kampanye musim ini. Hal itu membikin Benatia yang jadi opsi inti musim kemarin frustrasi berat.

Rivalitas pada jantung pertahanan Juventus memang sulit. Di samping Benatia, tersedia Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, Daniele Rugani serta Andrea Barzagli.

“Saya tersedia buat team, sepanjang saya bertahan di sini, saya bakal memberi yang paling baik. Namun, rasanya kondisi itu tak bagus untukku. Saya 31 tahun serta wajib mencoba berlaga sebanyak mungkin. Mari kita saksikan di bulan Januari apa yang bakal terjadi,” tutur Benatia.

Nyonya Tua sendiri sekarang ada pada pucuk klasemen sementara Liga Italia Serie A. Bianconeri menang 6 angka atas Inter Milan serta Napoli yang ada di bawahnya.




top